was successfully added to your cart.

Tata Ruang Kantor Terbuka

By March 24, 2017Dekorasi
tata-ruang-kantor-terbuka-ft

Salah satu hal yang dipikirkan oleh pemilik perusahaan yang akan mendesain kantor adalah, bagaimana caranya merancang tata letak agar mendorong karyawan agar efektif dalam bekerja. Salah satu tren tata ruang kantor yang sedang populer saat ini adalah “open office layout” atau tata ruang kantor terbuka.

Desain tata ruang kantor terbuka ini memerlukan ruang yang lebih besar dan terbuka sehingga meminimalkan ketersediaan ruangan privat serta barang-barang seperti meja dan lemari. Konsep desain ini membawa revolusi baru dalam dunia tata ruang kantor.

Contoh tata ruang kantor terbuka

Namun, apakah konsep desain ini efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan dibandingkan dengan tata ruang kantor tertutup yang tradisional? Kamu bisa menilainya dengan melihat kelebihan dan kekurangannya di bawah ini :

Kelebihan Desain Tata Ruang Kantor Terbuka

1. Ekonomis

Luas ruangan yang ada dimaksimalkan untuk bekerja dengan tidak memasukkan penggunaan cubicle yang memisahkan meja kerja antar karyawan dan memakan lebih banyak ruang. Hal ini berarti secara langsung menghemat budget sehingga ekonomis. Jenis atau konsep ini menampung lebih banyak orang di ruang terbatas sehingga lebih efektif jika dilihat dari sisi budget.

2. Produktivitas Terjaga

Penelitian menemukan bahwa produktivitas karyawan yang bekerja pada ruangan dengan tata ruang kantor terbuka tidak mendapat banyak hambatan dalam prosesnya. Bahkan berkurangnya luas ruangan untuk setiap karyawan tidak menghambat kinerja mereka.

3. Meningkatkan Komunikasi

Tidak adanya dinding di antara karyawan adalah titik yang sangat positif dalam meningkatkan komunikasi antara karyawan. Tata letak ruang terbuka di kantor memungkinkan karyawan untuk berinteraksi satu sama lain dalam cara yang lebih terbuka. Semua orang berada di tempat yang sama, tidak banyak waktu yang terbuang dalam berkomunikasi.

4. Pertukaran Ide

Konsep tata letak ini meningkatkan pertukaran ide dengan cara yang sangat mudah. Jarak yang dekat antara karyawan membuat mereka lebih cepat dan mudah untuk saling bertukar pikiran sekaligus meningkatkan produktivitas.

Baca juga:  8 Cara Membuat Hiasan Dinding Kreatif dari Foto

5. Mudahnya Pengawasan

Desain ini memudahkan manajer dan supervisor untuk mengawasi dan membimbing para karyawan dengan cara yang lebih efisien. Pasalnya, semua yang ada di ruangan berada dalam jarak yang dekat sehingga manajer atau supervisor tidak harus berjalan keliling dari satu ruangan ke ruangan lainnya untuk melakukan pengawasan atau meminta feedback dari karyawan. Pengawasan yang cepat kemudian membantu untuk mengatasi masalah dengan lebih cepat.

6. Meningkatnya Hubungan Karyawan Dan Atasan

Hal ini dapat terjadi karena kedua belah pihak dapat dengan mudah menjangkau satu sama lain. Kemudian keadaan ini secara langsung juga mengembangkan lingkungan kerja yang positif. Jika karyawan merasa senang, maka produktivitas mereka secara alami juga akan meningkat.

7. Proyek Tim Lebih Mudah Dan Cepat Diselesaikan

Manajer akan lebih mudah memantau proyek sebuah tim yang sedang berjalan jika ruangan kantor didesain dengan konsep ini, karena memungkinkan untuk melacak perkembangan setiap anggota yang terlibat. Informasi dan masukan menjadi lebih mudah disalurkan satu sama lain.

8. Pengurangan Fasilitas Dan Biaya Terkait

Berkurangnya fasilitas seperti AC dan biaya listrik juga ikut menekan biaya yang harus dikeluarkan. AC yang dipasang secara sentral dapat mengurangi anggaran daripada biaya AC pada setiap ruangan (desain tata ruang kantor tertutup).

9. Perubahan Interior Lebih Mudah Dilakukan

Interior terkadang mengalami sedikit perubahan apabila jika ada penambahan atau pengurangan karyawan. Desain tata letak ruang kantor terbuka memudahkan HRD untuk menambah atau bahkan mengurangi meja dan kursi misalnya.

Kekurangan Desain Tata Ruang Kantor Terbuka

1. Berisik

Bergabungnya banyak orang dalam satu tempat yang sama tanpa adanya pembatas bisa mengganggu orang lain. Pasalnya, suara orang mengobrol, telepon dan “polusi” suara lainnya terdengar jelas ketika diterapkannya konsep desain ini.

Baca juga:  7 Desain Ruang Tamu Minimalis dan Modern

2. Konsentrasi Terganggu

Kondisi lingkungan kerja yang berisik karena tidak adanya ruangan privat bisa mengganggu konsentrasi karyawan yang sedang fokus bekerja. Hal ini kemudian secara langsung pun menurunkan produktivitas mereka terlebih pada orang-orang yang tidak bisa bekerja dalam keadaan bising.

3. Kurangnya Keamanan

Tidak ada privasi dan keamanan yang ketat dalam tata ruang kantor terbuka sehingga setiap karyawan harus menjaga dengan benar tugas dan barang mereka di meja masing-masing.

4. Tidak Ada Ruang Pribadi

Tata ruang kantor terbuka tidak memungkinkan setiap karyawan untuk melakukan percakapan pribadi yang bersifat rahasia. Karyawan harus keluar ruangan dan mencari tempat tertutup, misalnya kamar mandi, untuk menelepon (pribadi).

5. Rawan Tersebarnya Penyakit

Penyebaran penyakit seperti flu lebih mudah terjadi pada kantor dengan tata ruang kantor terbuka karena tidak adanya penghalang sama sekali antar karyawan dan ada salah satu karyawan yang sakit.

6. Rawan Terjadi Perdebatan

Banyak orang berarti banyak pendapat. Karyawan yang satu mungkin saja tidak setuju dengan pengaturan lampu, temperatur AC, pemilihan pewangi ruangan dan sebagainya. Hal ini sangat umum terjadi pada desain tata ruang kantor terbuka karena semua karyawan duduk dan bekerja bersama di satu tempat.

Hierarki antara senior dan junior hilang jika ruangan kantor didesain dengan konsep terbuka. Hal ini bisa menciptakan perasaan yang negatif bagi mereka sehingga menurunkan produktivitas.

Sumber: http://content.wisestep.com/advantages-disadvantages-open-office-layout/

Share this

One Comment

Leave a Reply

shares