was successfully added to your cart.

Sticker Art, Protes dengan Menempel

By March 22, 2016Feature
seni graffiti terbaik

Sticker art atau biasa juga dikenal dengan sebutan sticker bombing, sticker slapping, slap tagging, adalah bentuk dari seni jalanan atau street art. Dan biasa digunakan untuk menggambarkan pesan atau kritik yang ditampilkan pada ruang publik.

Stiker-stiker ini digunakan untuk mempromosikan agenda politik, kritik terhadap peraturan atau masalah sosial di masyarakat, selain menjadi bagian dari graffiti tentunya. Pelaku sticker art ini juga adalah para seniman graffiti atau seniman jalanan.

Stiker biasa ditempel pada media apapun dan dimanapun yang mudah ditemui oleh masyarakat. Tapi dengan resiko yang lebih rendah, agar tidak berurusan dengan pihak berwajib.

Sticker artist biasa menggunakan berbagai macam jenis stiker, termasuk stiker yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau bahkan gratis. Seperti stiker dari Jasa Pos Amerika atau label nama 228. Label nama 228 sering digunakan dengan tambahan gambar yang dibuat dengan tangan dan sangat sulit untuk dihilangkan, bisa meninggalkan bercak putih di dinding.

Sticker artist bisa mendesain dan mencetak ribuan stiker dengan biaya murah menggunakan jasa percetakan atau dengan printer dan label berperekat di rumah mereka sendiri. Sticker Art masih menjadi tren di berbagai negara maju seperti Jepang, Amerika, Brazil dan Belanda.

Baca juga:  10 Logo Terkenal dengan Makna Tersembunyi

Stiker-stiker ini didesain oleh seorang aktivis seniman jalanan Jepang yang dikenal dengan panggilan ‘281 AntiNuke’. Desain stikernya merepresentasikan dua buah nasi kepal tradisional Jepang.

Dengan tambahan pesan ‘Care Your Food’ disertai dengan simbol nuklir. Stiker ini ditempel pada dinding di daerah Shibuya, Tokyo pada tanggal 10 April 2012.

shibuya sticker art protes
shibuya sticker protes

Semua stiker yang dibuat oleh ‘281 AntiNuke’, ditempel pada dinding diseluruh Tokyo. Dengan mengusung pesan anti-nuklir dan anti-TEPCO (Tokyo Electric Power Company) pemilik dari pabrik nuklir Fukushima Daiichi. Banyak dari stiker yang digunakan adalah versi alternatif dari logo perusahaan TEPCO.

Sementara desain lainnya adalah simbolisasi anak-anak, ini terinspirasi dari anak gadisnya yang berusia dua tahun, pada masa paska bencana nuklir 2011. Tak hanya di Jepang, di Inggris ada seniman graffiti misterius yang populer melalui karya-karyanya sebagai bentuk protes terhadap pemerintah.

Sumber:
GettyImages: Japanese Artists Inspired By Fukushima Disaster

Share this

Leave a Reply

shares