was successfully added to your cart.

4 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Signage Dekorasi Kantor

By December 5, 2017Signage
signage dekorasi kantor

Agar dapat membuat konsumen senang, pastikan agar kamu dan seluruh anggota tim juga merasakan kesenangan yang sama dalam menciptakan produk dan memberikan layanan.

Mood atau kondisi hati, memang susah untuk bisa berada dalam rasa senang terus. Namun, setidaknya kamu bisa mengusahakannya dengan membuat dekorasi kantor yang mampu merangsang kreativitas dan energi positif.

Dari sekian banyak elemen dekorasi kantor yang tersedia, signage wajib ada dalam daftar kamu. Signage adalah suatu rancangan atau penggunaan lambang dan simbol untuk mengomunikasikan sebuah informasi. Agar penggunaan signage di kantor bisa memberi dampak maksimal, sebaiknya perhatikan dulu beberapa hal berikut ini.

Warna yang Kontras Agar Pesan Mudah Dibaca

Beberapa signage memiliki teks tertentu. Apabila kamu menggunakan signage seperti itu, pastikan teksnya bisa dibaca dengan mudah oleh seluruh karyawan di kantor. Selain pemilihan font yang tepat, kamu juga harus memastikan bahwa signage tersebut memiliki warna yang kontras antara huruf dan latar belakangnya.

Misalnya, jika warna dasar signage adalah putih, maka kamu bisa menggunakan tulisan berwarna hitam—atau sebaliknya. Menggunakan warna yang mirip hanya akan mengurangi readability dari signage tersebut. Namun, kontras warna yang cukup lemah bisa diakali dengan memberi outline atau drop shadow di area terluar huruf pada teks.

Baca juga:  Meningkatkan Pengalaman Pelanggan Melalui Digital Signage

Vinil untuk Ciptakan Privasi Tanpa Korbankan Lighting

Banyak orang yang menggunakan kaca bening sebagai signage dekorasi kantor mereka untuk menciptakan kesan modern dan futuristik. Tak hanya itu, kaca bening juga dapat berfungsi sebagai pemisah ruangan sehingga memberikan privasi dan kenyamanan lebih pada pengguna ruangan tersebut. Masalahnya, kaca bening biasanya memiliki harga yang cukup mahal, terutama jika ukurannya besar.

Sebagai alternatif yang lebih terjangkau, kamu bisa menggunakan vinil. Tak hanya menciptakan privasi, vinil juga akan memberikan pencahayaan natural di dalam kantor kamu.

Hal ini dapat berdampak baik karena pada dasarnya, cahaya natural dapat membuat manusia bekerja lebih baik. Jika ingin dekorasi kantor terlihat lebih “ramai”, kamu bisa memanfaatkan vinil tersebut untuk mencantumkan logo perusahaan atau kata-kata motivasi.

Picu Kreativitas dengan Dinding Mural

Mural merupakan salah satu cara terbaik untuk menghidupkan dekorasi kantor sekaligus merangsang kreativitas. Dinding mural dengan gambar bernuansa outdoor bisa mengurangi perasaan “terkungkung” yang biasanya muncul dalam diri karyawan saat sudah bekerja selama beberapa jam nonstop.

Jika kamu mendesain mural sendiri untuk signage dekorasi kantor, pastikan gambar mural tersebut memiliki resolusi DPI (dots per inch) yang tinggi. Kualitas resolusi yang rendah akan menghasilkan gambar mural yang mengabur (blurry).

Baca juga:  9 Cara Membangun Brand dengan Signage

Selain itu, apabila kamu berencana memasang mural pada dinding yang terekspos cahaya kuat, sebaiknya pastikan mural tersebut memiliki laminasi anti-glare.

Jika Ingin Menciptakan Kesan Mewah, Gunakan Akrilik

Material akrilik punya karakteristik yang mirip dengan kaca, yakni transparan. Secara natural, akrilik juga memiliki tekstur yang agak glossy sehingga mampu menciptakan signage yang bagus untuk dekorasi kantor. Karena berbagai karakternya ini, akrilik memungkinkan kamu untuk melakukan digital printing secara langsung daripada hanya melapisinya dengan vinil.

Biasanya, beberapa perusahaan menggunakan signage dari akrilik untuk diletakkan di lobi kantor mereka. Alasannya karena dekorasi jenis ini memang bisa meninggalkan impresi yang bagus dalam waktu lama.

Kamu tidak harus mencantumkan logo signage akrilik. Mencetak gambar outdoor dapat menciptakan ambience menenangkan yang sulit diberikan oleh signage bermaterial lain.

Jadi, signage seperti apa yang akan kamu gunakan untuk dekorasi kantor? Apa pun itu, jangan lupa untuk memperhatikan keempat hal di atas agar penerapannya nanti bisa optimal. Semoga bermanfaat!

Share this

Leave a Reply

shares