was successfully added to your cart.

[Infografis] Sejarah Penggunaan Lem

By February 16, 2016Feature
Sejarah Penggunaan Lem

Perjalanan umat manusia memberikan banyak contoh mengenai jenis dan sejarah penggunaan lem atau perekat dari masa ke masa. Misalnya, terdapat banyak perbedaan antara lem yang kita gunakan saat ini dengan lem pada masa romawi dulu.

Selain itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat lem pada zaman dahulu sangat tidak lazim. Salah satunya adalah menggunakan darah hewan. Yuk simak sejarah penggunaan lem berikut ini.

Romawi, 1886

Sebuah indikasi bahwa seni merekatkan telah berada pada pengembangan tingkat tinggi pada masa Romawi adalah saat kotak ek dari Romawi ditemukan di Breaslau sekitar 1886. Lima buah koin metal ditemukan tertempel pada permukaan kotak kayu ek.

Perekat yang digunakan diperkirakan terbuat dari bahan protein kapur dan memiliki tingkat kerekatan yang cukup kuat. Terbukti dengan hanya satu dari lima koin yang terlepas dari permukaan kayu yang berusia hampir 2.000 tahun itu.

Aztec, Pertengahan Abad Ke-14

Pada pertengahan abad ke-14, bangsa Aztec menggunakan perekat yang terbuat dari darah untuk keperluan konstruksi. Zat albumin dalam darah yang memberikan efek perekat.

Baca juga:  Makna dan Sejarah Lomba 17 Agustusan

Bangsa Aztec mencampur darah hewan dengan semen. Hingga kini bangunan yang didirikan oleh mereka tetap memiliki kondisi yang baik. Ini merupakan bukti bahwa perekat pada zaman dahulu pun berkualitas.

Mesir, Piramid, 3.500 SM

Pada zaman Mesir kuno (sekitar 3.500 tahun yang lalu) merekatkan sesuatu merupakan sebuah profesi. Pekerjaan dengan aktivitas menciptakan bahan perekat ini disebut Kellopsos. Kemudian seni merebus lem ini dikembangkan oleh penduduk Mesir lalu diambil alih oleh penduduk Yunani dan Romawi.

Darah Hewan, 5.000 SM

Sekitar 5000 tahun sebelum masehi, masyarakat Babilonia menggunakan darah, protein dan berbagai macam resin dari tanaman serta aspal sebagai lem atau perekat untuk rumah dan kuil.

Manusia Es, Neolitikum

Pada zaman neolitikum, sekitar 8.000 tahun sebelum masehi masyarakat menggunakan resin dari pohon birch untuk merekatkan ujung tombak dan kapak.

Saat Otzi, manusia es ditemukan, senjata dan perkakas yang dibawanya terbuat dari pohon yew yang pisaunya direkatkan dengan getah birch dan potongan kulit.

Berikut infografik untuk menggambarkan sejarah penggunaan lem pada zaman dahulu secara visual:

Baca juga:  Inilah Fakta Menarik Seputar Tahun Baru Imlek

Infografik Lem Zaman Dahulu Kala

Sumber:
Tsiorba: HOT HIDE GLUE AND GLUE POTS
Adhesives: Bonding: An Ancient Art

Share this

Leave a Reply

shares