was successfully added to your cart.

Sejarah Halloween yang Perlu Kamu Ketahui

By October 20, 2017Feature
sejarah halloween

Keunikan Hari Halloween mampu menarik perhatian seluruh dunia termasuk di Indonesia. Sebut saja seperti cerita horor, pesta kostum Halloween, Jack O’Lantern, Trick or Treat dan tradisi lainnya yang sudah dianggap sebagai tren tersendiri.

Namun, terlepas dari itu semua, apakah kamu tahu sebenarnya seperti apa sejarah Hari Halloween itu sendiri? Apa arti Halloween atau bagaimana perayaan dan tradisi ini bisa muncul dan terkenal?

Halloween Pertama

Hari Halloween diperingati dan dirayakan setiap tanggal 31 Oktober, yaitu hari terakhir menurut kalender Celtic. Halloween sebenarnya merupakan kombinasi beberapa elemen dari kebudayaan yang berbeda yang sebagian besar berasal dari budaya bangsa Irlandia dan Celtic.

Salah satu perayaan besar bangsa Celtic adalah Samhain yang dirayakan pada tanggal 31 Oktober yang merupakan asal mula Halloween. Bangsa Celtic percaya bahwa jiwa-jiwa orang yang meninggal akan berkeliaran di jalanan desa pada malam hari.

Karena tidak semua roh atau jiwa dianggap ramah, maka mereka menyediakan hadiah untuk menenangkan roh yang jahat dan memastikan bahwa panen pada tahun depan akan berlimpah. Kebiasaan inilah yang kemudian berkembang menjadi tradisi Trick or Treat.

Baca juga:  Tips Memasang Stiker Mobil Tanpa Gelembung Udara

Api Unggun

Ritual pertama dan paling penting dilakukan saat Samhain adalah menyalakan api unggun di desa. Rumah-rumah di desa akan mematikan perapian mereka sehingga mereka bisa mendapat pencahayaan dari api unggun besar yang dinyalakan di desa.

Tradisi ini melambangkan awal yang baru (api lama yang mati digantikan dengan cahaya baru yang memasuki rumah) dan juga sebagai lambang rasa kebersamaan yang besar antara semua warga desa.

Kostum

Selama Samhain berlangsung, warga desa akan menggunakan topeng atau kostum untuk kemudian mengelilingi rumah-rumah dan menawarkan mendoakan roh-roh dengan imbalan kue. Tradisi menggunakan kostum seperti ini mulai terkenal di Amerika pada era tahun 1920an, namun sudah bermula sejak abad ke-16.

Ramalan

Bangsa Celtic percaya bahwa Samhain adalah waktu yang tepat untuk meramal masa depan. Mereka akan melemparkan batu di sekitar api dan membiarkannya terbakar untuk mencari tahu siapa yang akan hidup sepanjang tahun.

Kemudian, bangsa Celtic juga akan mengupas apel dan melihat kupasan kulit yang akan menunjukkan huruf pertama dari nama seorang pria yang harus dinikahi oleh wanita. Selain itu, kacang akan dipanggang dan dilempar untuk melihat berapa jumlah anak yang akan dimiliki.

Baca juga:  Makna dan Sejarah Lomba 17 Agustusan

Lentera

Mereka yang berkeliling sambil memakai kostum akan membawa lentera sebagai sumber penerangan dan sebagai “tameng” dari roh jahat.

Warga juga akan mengukir lobak yang kemudian digunakan sebagai lentera. Lobak diukir dengan bentuk wajah yang menyeramkan untuk menangkal roh jahat.

Tradisi ini kemudian berkembang di Amerika, di mana labu pertama kali digunakan sebagai lentera hiasan Halloween pada tahun 1866.

Sumber:
MoviePilot: How Much Do You Know About The Real History Of Halloween?

Share this

Leave a Reply

shares