was successfully added to your cart.

Efek Psikologi Warna Pada Desain Interior

By February 18, 2017Dekorasi
warna desain interior

Warna desain interior dapat menciptakan dan mempengaruhi perasaan serta suasana hati setiap orang. Oleh karena itu setiap desainer interior dan orang-orang yang berhubungan dengan bidang dekorasi harus memperhatikan hal ini, termasuk pemilik kantor dan rumah.

Desainer interior harus memikirkan dengan bijak mengenai dekorasi dan warna apa yang akan digunakan pada ruang kantor. Pasalnya, seperti yang dijelaskan sebelumnya, faktor ini sangat mempengaruhi suasana kantor, bahkan juga produktivitas karyawan.

Warna yang berbeda akan menciptakan suasana hati yang berbeda pula, seperti gembira, semangat, tenang, hingga panik. Perlu diketahui, efek warna yang timbul pada setiap orang dapat berbeda-beda. Beberapa faktor yang mempengaruhinya seperti usia, ras, budaya dan pengalaman hidup.

Berikut penjelasan tentang warna desain interior beserta efek psikologinya.

1. Merah

Merah adalah warna yang melambangkan api, gairah, bahaya dan kekuatan. Warna ini mampu menstimulasi dan memberikan dampak langsung agresif. Selain itu, merah dapat membuat seseorang menjadi lebih hangat dan merasa lebih energik. Hindari penggunaan warna merah yang terlalu banyak pada interior di rumah karena sangat mendominasi suasana.

2. Oranye

Orang yang menyukai warna merah tapi tidak mau terkena dampak agresif dapat menggantinya dengan warna oranye. Warna pada buah jeruk ini sangat ideal untuk diaplikasikan pada kamar anak, ruang makan, kantor dan ruang tamu. Oranye melambangkan keberanian dan kebersihan. Warna ini juga membuatmu merasa lebih energik.

Baca juga: Pilihan warna cat yang tepat untuk desain interior kantor

3. Kuning

Menurut psikologi warna, kuning adalah warna yang melambangkan kehangatan, kebijaksanaan, kemakmuran, simpati dan rasa takut. Kamar berwarna kuning dapat terlihat ceria, ramah dan luas. Hindari menggunakannya dalam jumlah besar karena dapat menimbulkan efek berlebih.

Baca juga:  Dekorasi Cubicle Kantor Agar Tak Membosankan

4. Biru

Biru adalah warna yang penting dalam teori desain interior dan merupakan warna yang mempengaruhi pikiran manusia secara mendalam. Warna biru adalah warna yang sempurna untuk kamar tidur karena memberikan rasa tenang dan damai serta menyenangkan.

Sementara itu penggunaan warna biru di kamar mandi dapat menciptakan suasana tenang seperti pada tempat spa. Warna yang dingin dan tenang ini juga dapat mewakili faktor formalitas.

Warna biru sangat cocok digunakan dengan warna putih atau warna ringan lainnya. Namun penggunaan yang berlebihan harus dihindari karena bisa menghadirkan suasana sedih.

5. Hijau

Seperti yang diketahui, hijau adalah warna alam. Hijau juga melambangkan harapan, keberuntungan dan kelimpahan. Warna ini mudah untuk dicampur dengan banyak warna lainnya dan cocok untuk digunakan pada ruang keluarga, kamar tidur dan kantor.

6. Ungu

Warna ungu sangat cocok digunakan dengan warna lainnya. Kamu bisa mencocokannya dengan warna hijau zamrud, krem, kuning dan bahkan baby pink. Efek psikologis warna ungu pada rumah adalah memberikan tampilan ruang yang bermartabat dan dramatis.

7. Hitam

Hitam umumnya dikaitkan dengan  kejahatan, warna untuk berkabung dan kematian. Namun, warna hitam juga melambangkan kebijaksanaan.

Dalam desain interior, warna hitam digunakan dalam jumlah kecil dengan perpaduan bersama warna kontras lainnya. Jika digunakan dengan benar, warna ini dapat memberikan aura elegan dan anggun pada sebuah ruangan.

Baca juga:  Tips Dekorasi Ruang Kantor Berukuran Kecil

8. Putih

Warna yang segar dan damai ini digunakan pada banyak desain dan dekorasi interior. Alasan utamanya adalah karena warna putih menanamkan perasaan muda, kepercayaan dan kemurnian. Selain membuat ruangan tampak lebih besar, putih juga membuat ruangan terlihat lebih hidup dan segar.

Pilih Warna Desain Interior Berdasarkan Dampak Psikologi

Sangat wajar jika seseorang cenderung merasa nyaman dengan warna favorit dan yang mencerminkan kepribadian mereka. Misalnya orang yang berani dan penuh semangat mungkin merasa lebih bahagia di ruang berwarna merah atau oranye.

Namun, orang yang pemalu mungkin tidak merasa nyaman di ruang berwarna merah tapi mungkin merasa lebih baik di kamar dengan nuansa biru atau hijau. Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh desainer interior ketika memilih warna untuk klien adalah menggunakan referensi dari ruang tidur klien.

Desainer interior juga bisa menjadikan warna ruang tamu dan dapur sebagai referensi karena ruangan tersebut merupakan ruang yang membuat nyaman klien (umumnya).

Tidak ada pilihan pasti yang bisa memuaskan semua orang sehingga harus mencoba ragam warna pada setiap klien sampai mereka merasa cocok.

Sumber:
ColorMeanings: Psychological Effects Of Color In Interior Design

Share this

2 Comments

Leave a Reply

shares