was successfully added to your cart.

Beralih ke Menu Board Digital, McDonald’s Berbagi Pengalaman

By May 21, 2017Uncategorized
menu board digital mcdonalds

Bukan suatu hal yang mudah ketika McDonald’s ingin mengubah konsep menu mereka, dari menu board tradisional yang menggunakan lightbox menjadi menu board digital. Bukan hanya sekedar faktor teknologi, namun ada tantangan lain yang dihadapi McDonald’s, yakni mengenai komunikasi.

Untuk menyampaikan tujuan utama mereka dalam memperbaiki pelayanan dan pengalaman yang berbeda kepada konsumen, setidaknya McDonald’s akan memasang 40 ribu menu board digital pada gerai-gerai McD yang ada di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Sejalan dengan itu, kerumitan lainnya ialah mengenai pembuatan konten lokal, penyesuaian menu, layar menu board digital yang bervariasi dan sebagainya. Lalu, setelah layar menu board digital terpasang di setiap gerai McD, ada beberapa masalah baru yang muncul.

Berikut permasalahan yang muncul ketika beralih dari menu board konvensional ke menu board digital, dan bagaimana cara McDonald’s mengatasinya?

Kurang Mengerti Konten Promo yang Dirilis Kantor Pusat

Sebelumnya jika McDonald’s ingin mengadakan sebuah promosi secara nasional, maka kantor pusat akan menghubungi masing-masing manajer regional secara langsung untuk segera mengubah konten di menu board.

Masalah yang muncul ialah para manajer regional banyak yang tidak membaca email mengenai informasi tersebut dan hampir semua manajer tidak mengerti proses mengubah kontennya.

Untuk mengatasi masalah ini, McDonald’s memutuskan untuk mengadopsi sebuah proses/layanan push konten. Dengan metode push maka setiap gerai McD bisa langsung menerima jika terdapat konten baru.

Tampilan Antarmuka Sudah Ketinggalan Zaman

Tantangan besar lainnya ialah ketika akan mengintegrasikan tampilan antarmuka (GUI) yang terbilang kuno atau tidak modern ke dalam menu board digital. Untuk mengatasi masalah ini, McDonald’s melakukan pembaruan antarmuka menjadi lebih segar dan bersih, sehingga konsumen dapat melihat perubahannya secara real time.

Terdapat tiga kategori menu pada sistem tampilan antarmuka, yaitu menu khusus, menu umum dan menu lokal. Menu khusus tidak bisa diubah, sementara menu umum bisa. Untuk menu lokal akan diisi oleh konten menu lokal saja. Jika manajer regional memilih untuk tidak mengisi menu lokal, maka sistem akan menghapus opsi tersebut.

Sebenarnya masalah seperti ini bisa dihindari jika pembaruan antarmuka dilakukan sebelum memasang menu board digital.

Kurang Komunikasi

Untuk penerapan suatu teknologi baru dalam skala besar, komunikasi dan pelatihan adalah dua hal yang sangat penting. Begitu juga dengan McDonald’s yang harus melakukan komunikasi kepada semua manajer regionalnya untuk memastikan pesan yang ingin disampaikan tepat dan dimengerti.

Salah satu kunci untuk mengatasi hal seperti ini ialah dengan memastikan setiap pemilik bisnis dapat mengkomunikasikan teknologi baru tersebut secara efektif.

Karena sebenarnya ini bukan permasalahan teknologi itu sendiri namun lebih kepada bagaimana cara kamu dalam mengkomunikasikan teknologi tersebut agar mampu membuatnya menjadi lebih efisien.

Sumber:
DigitalSignageToday: McDonald’s shares menu board lessons

Share this

Leave a Reply

shares