was successfully added to your cart.

Meningkatkan Pengalaman Pelanggan Melalui Digital Signage

By June 19, 2017Signage
pengalaman pelanggan

Banyak peritel yang menyadari kekuatan dari interaksi digital dengan dunia offline, salah satunya dengan menggunakan digital signage. Tidak sedikit peritel dan perusahaan yang memilih digital signage sebagai alat penjualan yang dapat memberikan informasi, meraih pelanggan dan menjual produk dengan cara yang efektif.

Jika digunakan dengan tepat, digital signage dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan dan perusahaan karena sifatnya yang fleksibel, murah dan memiliki pengaruh yang tinggi. Penelitian menyebutkan bahwa 63% orang merasa tertarik dengan konten yang disampaikan melalui digital signage.

Berikut cara meningkatkan customer experience (pengalaman yang berkesan di mata pelanggan) melalui digital signage.

1. Konten

Banyak pengguna digital signage yang memikirkan mengenai penyesuaian jenis layar yang akan digunakan. Hal itu memang perlu, namun sebaiknya pengguna memfokuskan diri pada konten seperti apa yang nantinya akan ditampilkan melalui layar.

Konten adalah titik kontak pertama antara publik atau pelanggan dengan produk yang ditampilkan. Konten akan membuat orang terhenti ketika berjalan dan memperhatikan isi konten tersebut yang berhasil menarik perhatian mereka.

Misalnya saja konten produk smartphone terbaru yang ditampilkan pada digital signage di depan toko handphone. Orang yang memiliki minat terhadap smartphone akan berhenti kemudian masuk ke dalam toko setelah tertarik dengan konten pada digital signage.

Bagaimana menciptakan konten yang menarik dan berkualitas?

  • Buat Sebuah Cerita

Digital signage yang berisikan cerita akan menarik perhatian dan fokus orang yang melihatnya. Menurut sebuah studi yang dilakukan di Princeton University, cerita membentuk pemikiran dan respons kita terhadap apa yang kita lihat atau dengar.

Jika kamu menggunakan digital signage di bagian jendela toko misalnya, maka kamu harus memberitahu pelanggan apa yang akan mereka dapatkan jika memasuki toko.

Hal ini dapat dicapai melalui konten video dan gambar, serta teks dan tampilan yang unik. Tampilkan media sosial sebagai bukti testimonial bisnis kamu.

  • Tetap Sederhana

Kamu pasti ingin “total” ketika membuat konten demi menarik perhatian publik. Namun ingat bahwa informasi yang disampaikan melalui digital signage harus tetap sederhana sehingga mudah dicerna orang lain.

Baca juga:  9 Manfaat Implementasi Digital Signage Bagi Bisnis Ritel

Pastikan warna dan tata letak konten atau informasi tetap seimbang. Misalnya saja hanya menggunakan dua atau tiga warna utama dan menggunakan latar belakang putih sehingga pesan kamu terlihat lebih jelas.

Selain itu, cukup gunakan lima kata utama dan besar yang lebih menarik dibandingkan 10 kata yang biasa-biasa saja.

  • Komposisi yang Menarik

Pikirkan layar kamu seolah-olah merupakan karya seni. Perhatikan pengaturan seperti penempatan elemen gelap di bagian bawah dan terang di bagian atas. Hal ini akan membantu kamu ketika menyusun komposisi tampilan layar.

Atur template pesan CTA (Call To Action) untuk memastikan layar menyampaikan pesan yang seimbang. Tampilkan visual atau audio visual dengan konten-konten yang menarik untuk saling melengkapi.

2. Pilih Layar

Kini pengguna digital signage memiliki sejumlah pilihan yang bisa disesuaikan dengan anggaran masing-masing ketika diminta untuk menentukan layar yang digunakan. Dimulai dari panel LED, tablet hingga perangkat mobile. Pemilihan layar ditentukan oleh beberapa faktor, yakni anggaran dan jenis pengalaman yang ingin kamu berikan.

Layar digital sangat efektif untuk menarik perhatian orang lain karena mampu menyampaikan pesan yang kuat. Jika menggunakan tablet, letakkan di posisi agak tinggi sehingga publik dapat melihat informasi dengan jelas.

Penggunaan tablet dan perangkat mobile dapat bermanfaat untuk menarik pelanggan apalagi ditambah dengan dukungan terhubung ke jaringat internet. Dengan demikian mereka bisa menguji, meninjau dan mendapatkan banyak informasi mengenai produk kamu selagi berada di dalam toko fisik.

3. Daftar Putar dan Jadwal

Ketika kamu sudah memiliki konten dan layar, langkah selanjutnya adalah memutuskan apa yang harus dinyalakan dan kapan waktunya. Sebagian besar aplikasi pemutar konten digital signage memungkinkan kamu mengatur jadwal dan daftar putar yang dapat dioptimalkan untuk waktu dan hari yang berbeda.

Proses ini mengharuskan kamu untuk cerdas mengatur sambil melihat target audiens yang ingin dicapai. Misalnya saja pada jam sibuk di pagi hari sebelum orang-orang berangkat bekerja atau sekolah, tampilkan daftar putar berisi konten dengan pesan yang sesuai.

Baca juga:  9 Cara Membangun Brand dengan Signage

Kemudian ketika akhir pekan misalnya, pasang daftar putar lain yang berdurasi lebih lama karena audiens memiliki lebih banyak waktu untuk melihatnya. Selain itu, kamu bisa memasang konten untuk event tertentu, seperti promo spesial Ramadhan atau diskon lainnya.

4. Navigasi dan Informasi

Digital signage memang harus tampil menarik, namun juga fungsional. Tidak hanya menciptakan pengalaman yang mendorong terjadinya transaksi, namun pastikan digital signage kamu memiliki informasi yang mudah untuk dinavigasi. Jika toko kamu mudah dinavigasi, maka pelanggan bisa mengandalkannya untuk memperoleh informasi.

Salah satu keuntungan menggunakan digital signage adalah kamu dapat mengubah informasi secara mudah, kapan saja dan tanpa biaya tambahan. Hal ini juga berlaku bagi perubahan konten maupun layout sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan maupun event yang diadakan misalnya.

5. Posisi Toko

Penempatan posisi digital signage secara tak langsung menentukan apa yang akan kamu tampilkan nantinya. Layar yang diposisikan untuk menarik pelanggan ke dalam toko harus menampilkan konten yang menarik dengan warna-warna cerah.

Selain itu, layar yang ada di dalam toko bisa kamu atur untuk menampilkan informasi lainnya yang mendorong keputusan transaksi.

Kemudian, layar yang ditempatkan dekat area checkout (kasir) dan pintu keluar bisa diatur untuk menampilkan informasi dan konten yang mengundang pelanggan untuk mengunjungi website atau media sosial kamu misalnya. Ajak mereka untuk memberikan testimoni dengan hadiah potongan harga untuk pembelian selanjutnya.

Kesimpulan

Membuat tampilan digital signage yang mampu meningkatkan pengalaman pelanggan adalah pekerjaan yang harus terus dilakukan setiap waktunya demi menciptakan pengalaman terbaik bagi pelanggan.

Ketika meninjau semua jenis digital signage, posisikan diri kamu sebagai pelanggan sehingga kamu bisa mendapat gambaran yang tepat.

Sumber:
DigitalSignageToday: How to create a successful customer experience using digital signage

Share this

Leave a Reply

shares