was successfully added to your cart.

Tips Menciptakan Ruang dan Lingkungan Kerja yang Sehat

By February 9, 2017Dekorasi
lingkungan kerja yang sehat

Bagi kebanyakan orang, bekerja adalah bagian penting yang tidak pernah terlepas dari kehidupan sehari-hari. Menurut penelitian di Amerika Serikat, seseorang menghabiskan waktu delapan sampai sembilan jam untuk bekerja dalam sehari dan 40 jam dalam seminggu.

Dengan banyaknya waktu yang dihabiskan untuk bekerja, maka sudah pasti seorang pekerja membutuhkan lingkungan kerja yang sehat dan positif. Menjaga lingkungan kerja yang sehat memerlukan usaha tertentu. Mulai dari memperhatikan alat yang dipakai, situasi fisik, hingga desain ruangan.

Berikut tips menciptakan ruang dan lingkungan kerja yang sehat dan positif :

1. Jaga Kebersihan dan Kerapihan

Ruangan yang kotor dan berdebu akan mempengaruhi kesehatanmu. Sick building syndrome (SBS) merupakan sebuah fenomena yang dapat menyebabkan banyak penyakit. SBS terjadi karena adanya kontaminasi kimia atau biologi, ventilasi yang tidak berjalan dengan baik atau radiasi elektromagnetik.

Menambahkan tanaman kecil dalam ruang kantor membantu menciptakan lingkungan dan suasana baru yang menyenangkan. Pasalnya tanaman membantu membersihkan udara dan segar untuk dipandang.

2. Penyesuaian Pencahayaan

Pencahayaan yang tepat sangat penting untuk lingkungan kerja yang sehat. Cahaya yang silau dan berbayang dapat membuat mata lelah dan sakit kepala, oleh karenanya faktor pencahayaan dalam ruangan penting untuk kamu perhatikan.

Baca juga:  Tema Dekorasi Pernikahan yang Bisa Jadi Inspirasi

Cahaya alami adalah yang terbaik, namun jika tidak memungkinkan kamu bisa mengatur pencahayaan ruang kantor dengan membeli lampu yang sesuai.

3. Gunakan Meja dan Kursi yang Nyaman

Duduk di depan komputer selama delapan jam sehari sebenarnya sangat tidak baik untuk kesehatan. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya otot, berat badan, hipertensi, osteoporosis, penyakit jantung, disfungsi ereksi, depresi, nyeri punggung, dan sejumlah penyakit lainnya.

Untuk mengurangi dampak negatifnya, pilih kursi dan meja yang fungsional. Perbanyak gerakan seperti pindah ruangan jika akan melakukan meeting atau bahkan bekerja di luar kantor sekali waktu. Kamu juga bisa menambahkan aromaterapi dan minyak esensial untuk relaksasi di dalam ruangan.

4. Menjaga Work-Life Balance

Membebankan banyak sekali tugas pada karyawan memang akan meningkatkan produktivitas pada awalnya. Tetapi pada akhirnya karyawan bisa stress dan hal ini merupakan kerugian bagi perusahaan.

Penting bagi karyawan untuk memiliki waktu bertemu dengan dokter misalnya atau waktu menjalankan keperluan pribadi lainnya pada saat jam kerja. Kegiatan di luar pekerjaan kantor terkadang bisa membantu meningkatkan hubungan antara karyawan dan juga dengan atasan. Misalnya saja perayaan ulang tahun, pertemuan sosial, olahraga bersama dan lainnya.

Baca juga:  Tips Memilih Gedung Perkantoran Yang Tepat

5. Investasi Pendidikan dan Pelatihan

Untuk banyak perusahaan, biaya yang berhubungan dengan karyawan adalah salah satu pengeluaran terbesar sehingga investasi dalam hal ini adalah sesuatu yang baik. Adakan proyek kelompok dan ciptakan budaya dimana karyawan merasa bisa untuk menyampaikan pendapat.

Semakin karyawan berkembang, maka semakin besar perusahaan akan tumbuh. Lakukan investasi untuk pelatihan dan pendidikan agar tidak hanya membahagiakan karyawan tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.

6. Saling Menghargai

Kerja keras dan hasil yang memuaskan penting untuk diperhatikan. Pengakuan terhadap karyawan memiliki dampak yang cukup besar pada kepuasan dan komitmen karyawan. Kata-kata sederhana seperti “terima kasih” diperlukan untuk menghargai sesama karyawan.

7. Pola Bekerja Sehat

Biasakan menerapkan pola makan sehat dan buat program kesehatan seperti hari olahraga bersama atau mengadakan acara makan bersama. Semakin sehat karyawan pada sebuah perusahaan, maka akan semakin sedikit izin sakit yang ada.

Sumber :
GlobalHealingCenter: 7 Tips for Creating a Healthy and Positive Work Environment

Share this

2 Comments

Leave a Reply

shares