was successfully added to your cart.

9 Cara Membangun Brand dengan Signage

By March 6, 2017Signage
membangun brand dengan signage

Sebagai seorang pengusaha, tentunya kamu ingin agar kehadiran bisnismu diketahui banyak orang. Misalnya, kamu memiliki bisnis restoran dan ingin agar setiap orang yang melintas di sekitar lokasi bisnismu bisa melihat, berhenti, lalu mendekat ke tempatmu.

Nah salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah membangun branding bisnis kamu dengan signage. Signage bisa digunakan untuk gedung yang disebut indoor signage. Fungsi dari signage tak hanya sekedar papan petunjuk informasi dan simbol-simbol saja. Tapi bisa juga dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan, salah satunya branding.

Berikut ulasan mengenai 9 cara membangun brand dengan signage yang harus kamu lakukan.

Pahami Aturan

Sebelum menginvestasikan waktu dan uang kamu pada signage, cari tahu peraturan dan pembatasan yang diterapkan pada kotamu. Misalnya saja, ada larangan signage dengan penggunaan lampu, atau pembatasan ukuran signage. Sesuaikan jenis dan ukuran signage milikmu dengan regulasi setempat.

Pertimbangkan Fungsi

Coba pikirkan, apa yang ingin kamu capai dengan signage milikmu. Misalnya saja ada signage yang berfungsi untuk menunjukkan arah, signage yang berfungsi persuasif seperti signage yang mengumumkan penjualan atau penawaran khusus dan sebagainya.

Signage yang berada di luar ruangan barus berukuran besar dan menarik perhatian, sesuai dengan fugnsinya yaitu “memanggil” audiens khususnya target marketmu ketika mereka sedang berjalan melewatinya.

Pilih Material yang Sesuai

Signage 3D menawarkan banyak kesempatan dan kemudahan untuk melakukan branding. Pilih material yang memperkuat identitas brand bisnismu. Misalnya, sebuah restoran bisa memasang menu board digital sebagai pengganti menu konvensional.

Baca juga:  Meningkatkan Pengalaman Pelanggan Melalui Digital Signage

Atau sebuah hotel bisa mempertimbangkan manfaat penggunaan digital signage untuk memberikan pengalaman yang berbeda, memastikan kemudahan dan servis terbaik bagi tamu hotel.

Tetap Konsisten

Signage yang digunakan harus terus konsisten, gunakan warna, konsep dan juga desain yang sama untuk semua signage bisnismu sehingga mudah diingat pelanggan dan terlihat profesional.

Kemungkinan banyak jenis signage yang akan kamu buat, terlebih bila bisnismu sudah berkembang besar dan memiliki kantor pusat. Misalnya, signage ruang rapat, toilet, ruang ibadah, kantin dan lainnya bisa kamu terapkan tema yang mirip atau sama dengan media branding lainnya seperti poster, banner dan brosur.

Desain Signage

Untuk membuat signage di luar ruangan kantormu, minta bantuan desainer grafis yang memang terbiasa merancang konten digital. Pastikan mereka mengerti apa bisnis dan juga tujuanmu untuk kemudian dituangkan pada warna, font dan aspek desain signage lainnya. Minta agar signage tersebut dapat dilihat dari kejauhan dan tahan cuaca.

Buat Ciri Khas Brand

Signage lebih dari hanya sekedar papan informasi, melainkan desain dan arti di dalamnya. Bahkan signage penunjuk arah pun memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya saja sebuah restoran Jawa akan membuat signage toilet bergambar perempuan dan laki-laki dalam balutan busana khas Jawa.

Pikirkan cara kreatif agar keinginanmu membangun brand dengan signage bisa berjalan baik. Sebuah ciri khas atau keaslian brand milikmu dapat ditampilkan dengan kesan mewah, lucu, feminim atau bahkan tegas.

Baca juga:  4 Alasan Mengapa Sektor Publik Harus Menggunakan Digital Signage

Pertimbangkan Signage Portable

Jika kamu memiliki karyawan yang sering bepergian dan bertemu dengan klien, signage portable bergambar logo atau bertuliskan alamat website bisnismu bisa menjadi efektif dan mudah dilihat banyak orang.

Melihat itu, cobalah untuk membawa signage portable yang bisa dengan mudah dipasang dan dibongkar. Misalnya saja kamu bisa membuat signage berukuran sedang yang bisa diletakkan di sekitar lingkungan kantor pada jam-jam sibuk, atau meletakkannya di tempat lain yang ramai pada jam tertentu.

Periksa Bacaan

Membangun brand dengan signage diperlukan juga ketelitian. Minta beberapa teman kamu untuk memeriksa kembali hasil signage yang telah selesai dibuat. Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, ejaan dan tanda baca. Tanyakan apakah teks dan gambar sudah sesuai, jangan biarkan konsumen salah mengartikan informasi hanya karena kesalahan penulisan.

Update Berkala

Selalu pantau efektivitas brand kamu agar tetap fresh, coba untuk mengubah desain banner promosi bisnis kamu, atau tampilan outdoor signage yang selama ini itu-itu saja. Konsumen selalu memperhatikan perubahan pada suatu brand yang selama ini telah dikenal. Mereka menantikan sesuatu yang baru dan segar.

Sumber:
Score: Building Your Brand With Signage
Featured photo credit: Office Signage and Corporate Branding

Share this

Leave a Reply

shares