was successfully added to your cart.

Jenis-Jenis Tata Ruang Kantor

By March 22, 2017Dekorasi
jenis-tata-ruang-kantor

Berdasarkan jenisnya tata ruang kantor dibagi menjadi 2, yaitu tata ruang kantor tertutup dan tata ruang kantor terbuka.

Tata ruang kantor tertutup

Tata ruang tertutup pada dasarnya memang diciptakan untuk kantor, dengan tujuan untuk memisahkan setiap divisi atau departemen. Sehingga setiap karyawan memiliki ruang kerja yang terpisah dan bisa lebih fokus dalam bekerja.

Selain membagi ruangan berdasarkan divisi, jenis tata ruang ini terkadang juga membagi ruang kerja per individu karyawan. Setiap orang akan memiliki ruangan sendiri atau sekedar kubikel sebagai pemisah.

Diciptakan oleh Robert Propst?

Kantor dengan tata ruang tertutup merupakan kantor dengan desain yang privat. Layout jenis ini menggunakan kubikel atau separator sebagai pemisah tiap ruangan di kantor. Konsep tata ruang kantor tertutup diciptakan oleh seorang desainer Amerika bernama Robert Propst pada akhir tahun 1960an.

Robert membuat desain kantor yang disebut “Action Office”, dalam desainnya Robert menggunakan separator dan kubikel untuk memisahkan ruang bekerja karyawan di kantor. Hal ini secara tidak sengaja membuatnya menjadi “Father of the Cubicle”, meskipun ini sebenarnya tidak tepat.

tata-ruang-kantor-tertutupContoh tata ruang kantor tertutup

Saat Robert mendesain Action Office yang secara tidak sengaja mendapatkan sebutan “cubicle farms” meskipun ini bukanlah tujuan awalnya. Karena sebenarnya tujuan Robert adalah mengembangkan sistem yang sama sekali tidak mendukung penggunaan cubicle pada tata ruang kantor.

Action System pada awalnya dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas, privasi dan kesehatan karyawan, meskipun dengan mengorbankan banyak ruang kosong. Tapi sebaliknya saat ini kubikel digunakan untuk memaksimalkan penggunaan ruang, agar bisa sebanyak mungkin karyawan yang bekerja pada satu ruangan.

Baca juga:  Dekorasi Cubicle Kantor Agar Tak Membosankan

Hal ini sangat bertolak belakang dengan konsep desain tata ruang yang dikembangkan oleh Robert. Pada suatu kesempatan Robert mengungkapkan bahwa “Penggunaan kubikel pada korporasi modern merupakan kegilaan zaman batu.”

Kelebihan jenis tata ruang tertutup

  • Privasi karyawan
  • Kerja bebas gangguan
  • Meningkatkan kreativitas
  • Hirarki yang jelas
  • Persaingan sehat
  • Tidak banyak gosip
  • Sehat untuk karyawan
  • Meningkatkan konsentrasi

Kekurangan jenis tata ruang tertutup

  • Sulit mengawasi karyawan
  • Kurangnya Komunikasi Antar Karyawan
  • Lebih Mahal Untuk Dibangun
  • Ada Kemungkinan Menurunnya Produktivitas Karyawan
  • Membutuhkan Lebih Banyak Ruang
  • Karyawan Dapat Berperilaku Negatif
  • Kemungkinan Tidak Adanya Alur Kerja
  • Kemungkinan Tidak Semua Karyawan Menerima Informasi

Baca selengkapnya mengenai: Konsep tata ruang kantor tertutup

Tata ruang kantor terbuka

Tren tata ruang kantor beberapa dekade belakangan memiliki tren baru yaitu dengan tata ruang terbuka. Dengan tata ruang terbuka maka akan menyisakan lebih banyak ruang kosong dengan cara meminimalisir ruangan terpisah di kantor.

Hanya ruangan tertentu yang memiliki pemisah, seperti ruang rapat, ruang interview atau pantry, sementara ruang kerja semua karyawan biasanya akan menjadi satu. Penggunaan separator dan kubikel tertutup pun dihindari pada tata ruang terbuka, sehingga setiap karyawan bisa saling bersosialisasi satu sama lain.

Contoh tata ruang kantor terbuka

Konsep Frederick Winslow Taylor and Henry Ford

Sebelum tahun 1950an kantor dengan tata ruang terbuka biasanya menggunakan beberapa baris meja sebagai tempat kerja admin, juru ketik atau teknisi. Desain ini merupakan penerapan yang berdasarkan pengembangan dari konsep desain 2 orang insinyur industri Frederick Winslow Taylor and Henry Ford.

Baca juga:  10 Kesalahan Dekorasi Rumah dan Solusinya

Dengan semua orang yang berbagi satu meja kerja besar yang sama dan duduk cukup dekat satu sama lain. Hal ini tentu akan mengurangi privasi bagi setiap orang, meskipun dianggap dapat meningkatkan kemudahan koordinasi dan komunikasi dalam bekerja.

Kelebihan jenis tata ruang terbuka

  • Mengurangi biaya dan menghemat ruang
  • Memudahkan komunikasi dan pengurangan memo
  • Mudah beradaptasi dengan perubahan
  • Mudah melakukan pengawasan
  • Meningkatkan efektivitas pencahayaan
  • Memotivasi karyawan dalam kelompok yang sama

Kekurangan jenis tata ruang terbuka

  • Karyawan terganggu karena lebih rentan berisik
  • Tidak ada privasi
  • Suasana impersonal
  • Penyebaran penyakit lebih mudah

Baca selengkapnya mengenai: Konsep tata ruang kantor terbuka

Sumber :
http://content.wisestep.com/office-layout-types-importance-principles-objectives/

https://en.wikipedia.org/wiki/Robert_Propst_(inventor)

Kamu ingin melengkapi tampilan di kantor ataupun rumah? Cek produk signage DecoDeko dibawah ini ya…

Share this

One Comment

  • indra bachtiar says:

    Deco Deko

    Saya mau pesan dan diskusi untuk pembuatan building signage, bisa menghubungi kemana ya ?
    kebetulan gedung kita baru selesai dibangun dan belum punya building signage nya

Leave a Reply

shares