was successfully added to your cart.

Jenis Layout dalam Desain Grafis

By March 11, 2017Desain
jenis layout

Ketika berbicara mengenai layout, maka kita tidak bisa terpaku pada satu hal tertentu. Jenis layout sendiri dapat diklasifikasikan sebagai layout majalah, layout periklanan, layout statis/dinamis serta layout adaptif/responsif.

Layout yang dibuat oleh seorang desainer grafis haruslah sesuai dengan latar belakang serta tujuan yang ingin dicapai.

Pada dasarnya, jenis layout dalam desain grafis dapat dibedakan menjadi:

  • Mondrian
  • Circus
  • Multipanel
  • Silhouette
  • Big-Type
  • Alphabet-Inspired

Berikut ini penjelasannya:

1. Mondrian

Jenis layout Mondrian mengacu pada bentuk kotak, landscape (horizontal) atau portrait (vertikal). Pada jenis ini, setiap bidang akan sejajar dengan ruang presentasi yang berisi konten informasi atau gambar untuk membentuk komposisi yang konseptual.

2. Circus

jenis layout circus

Layout ini tidak menerapkan desain layout standar, melainkan mengacu pada layout dengan elemen yang tidak teratur (namun menghasilkan desain yang efektif).

3. Multiple

jenis layout multiple

Sesuai dengan namanya, layout multiple dibagi menjadi beberapa bagian atau tema dalam bentuk yang sama seperti persegi panjang, persegi, kubus dan lainnya.

4. Silhouette

jenis layout silhoutte

Layout silhouette (siluet) mengacu pada teknik ilustrasi atau fotografi yang menyoroti bentuk bayangan. Presentasi layout ini dapat berbentuk barisan teks, ilustrasi warna atau pembiasan warna yang halus dengan teknik fotografi.

Baca juga:  Inspirasi Desain Poster Lingkungan

5. Big-Type

jenis layout big type

Layout jenis big-type menekankan gaya penggunaan font berukuran besar sehingga bisa menarik perhatian audiens. Jenis ini biasa digunakan untuk membuat suatu judul atau desain poster.

6. Alphabet-Inspired

jenis layout alphabet

Photo by : Pinterest

Layout alphabet-inspired  berfokus pada susunan huruf atau angka dalam urutan yang tepat sehingga bisa membuat kata-kata yang memiliki makna. Penggunaan kata-kata ini dimaksudkan untuk menyampaikan cerita atau informasi.

Sementara itu beberapa jenis layout yang digunakan pada desain halaman website adalah:

  • Static
  • Liquid
  • Adaptive
  • Responsive
  • Hybrid

Static

jenis layout static

Halaman layout static (statis) sering disebut sebagai “layout fixed” karena menggunakan ukuran halaman yang sudah ditetapkan dan tidak merubah ukuran lebar browser.

Halaman website tradisional umumnya dibuat dengan model atau jenis ini hingga berkembangnya responsive web design (RWD) pada tahun 2010.

Liquid

jenis layout liquid

Layout liquid dibentuk dengan lebih relatif daripada layout static. Jenis ini akan membuat tampilan website terlihat sama dan baik walaupun dibuka pada browser yang berbeda.

Lebar presentase layout bisa menyesuaikan layar browser pengguna atau pengunjung website.

Adaptive

jenis layout Adaptive

Layout adaptive (adaptif) dibuat pada media CSS untuk mengenali lebar browser kemudian memodifikasi layout sesuai dengan lebarnya. Jenis ini menggunakan unit fixed (tetap) sama seperti layout static. Namun perbedaannya adalah ada beberapa lebar layout yang ditandai dengan beberapa hal teknis tertentu.

Baca juga:  Desain Stiker, Sebagai Sumber Inspirasi

Responsive

jenis layout responsive

Layout responsive (responsif) menggabungkan konsep layout liquid dan adaptive. Halaman website dengan layout responsive umumnya disebut dengan layout yang mobile friendly dimana layout dan desain akan menyesuaikan browser dan gadget (mobile) yang digunakan.

Bentuk dan lebar layout seketika akan berubah dan menyesuaikan secara otomatif ketika website diakses dari gadget apa saja.

Hybrid

jenis layout hybrid

Jenis layout ini merupakan yang terpopuler di antara layout lainnya. Layout hybrid merupakan campuran dari berbagai jenis layout berikut dengan konsep masing-masing.

Hal ini berarti, kemampuannya yang felksibel untuk menyesuaikan viewport browser hanya sementara karena mempertahankan website yang membutuhkan strukstur fixed (tetap).

Layout hybrid dianggap sebagai cara yang paling efektif untuk merancang dan mengembangkan layout.

Sumber:
GraphicDesignInstitute: Types of Page Layout in Detail

Share this

One Comment

Leave a Reply

shares