was successfully added to your cart.

Jenis Jenis Garis Dalam Desain Grafis

By March 2, 2017Desain
jenis garis dalam desain

Beberapa bagian terpenting dari desain terkadang malah dianggap sepele, misalnya detail garis dan juga lengkungan. Garis dalam desain grafis adalah bentuk sederhana yang tidak bisa dipisahkan dari aspek desain secara utuh.

Jenis-jenis garis dan lengkungan merupakan elemen desain utama, background lettering atau sebagai elemen dominan dalam sebuah desain.

Berikut jenis-jenis garis dalam desain grafis yang harus kamu tahu.

Jenis Garis

jenis-garis-desainTidak ada garis yang dibuat persis, setiap ketebalan, orientasi hingga jumlah lengkungan semuanya memiliki arti berbeda. Ada beberapa jenis garis yang umum kita jumpai, garis dotted (garis titik-titik), solid (garis lurus), double (garis lurus double) dan sebagainya.

Garis juga bisa berwarna ataupun tidak. Setiap jenis garis memiliki kegunaannya masing-masing, sesuai dengan kebutuhan. Sebelum kamu mulai menggambar garis, pelajari dulu jenis-jenis garis dalam desain untuk membedakannya.

Garis Kontur

Garis yang membentuk tepi disebut dengan kontur. Kemudian dua garis kontur yang terhubung dapat membuat sudut. Garis kontur sering digunakan untuk memisahkan header dan footer halaman website dari body website.

Contoh lainnya adalah penggunaan garis kontur di sekitar sebuah objek, pada foto misalnya. Garis berfungsi sebagai pembatas atau frame.

Garis Dekoratif

Gaya garis yang satu ini digunakan untuk menghias objek, teks atau sebagai elemen dalam desain itu sendiri. Garis dekoratif biasanya juga digunakan sebagai underline pada teks.

Garis Pemisah

Jenis garis ini memisahkan bagian-bagian dari sebuah desain. Garis pemisah ini termasuk garis antara kolom teks, misalnya garis di antara halaman utama sebuah website dengan sidebars.

Baca juga:  15 Kemampuan yang Harus Dimiliki Desainer Grafis

Garis Sisipan

Kadang sebuah garis tidak benar-benar berupa garis secara utuh, melainkan garis sisipan. Hal ini terjadi ketika benda atau elemen tertentu terbuat dengan menggunakan garis. Deretan tombol menu pada website misalnya, secara tidak langsung akan membentuk sebuah garis.

Garis Psikis

Elemen yang menyebabkan mata untuk membuat gerakan seperti garis akan dianggap garis psikis. Panah yang menunjuk pada objek lain misalnya, merupakan garis psikis karena menyebabkan orang untuk melihat sesuatu dengan mengikuti arahan dari garis.

Jenis Kurva (Lengkungan)

jenis kurvaSementara itu, kurva sama seperti garis lurus, memiliki dua ujung. Perbedaannya adalah arah yang mengandung lengkungan dari satu titik ke titik lainnya. Bentuk lengkungan atau garis lengkung lebih tidak terduga dan memiliki tekstur yang lebih fleksibel serta lembut.

Variasi bentuk dalam lengkungan memiliki keterkaitan kuat di dalamnya. Garis melengkung pendek dan panjang memberikan efek tenang dan kemudahan. Sementara itu, garis melengkung yang besar dan tinggi atau sangat rendah memberikan efek dramatis dan energik.

Lengkungan dibuat dari coretan tunggal yang bisa mengarah secara horizontal dan vertikal serta orientasi lainnya. Beberapa garis melengkung yang saling terhubung membentuk potongan dan pola tersendiri.

Lengkungan sering digunakan untuk dekorasi atau sebagai pemisah antara elemen desain.

Kurva Melingkar

Bentuk kurva yang melingkar bisa terbuka ataupun tertutup dan merupakan bentuk lengkungan yang sangat dasar.

Kurva Linear

Bentuk ini dibuat berdasarkan garis luar lingkaran untuk membentuk busur dan garis menukik. Kurva yang dihasilkan memiliki aspek simetris yang berbeda-beda.

Baca juga:  Desain Stiker, Sebagai Sumber Inspirasi

Kurva S

Garis lengkungan dengan orientasi vertikal yang berbentuk seperti huruf “S”.

Kurva Spiral

Lengkungan atau kurva spiral berbentuk lingkaran besar ke bagian dalam dan mengencang dan berjarak dekat dengan setiap rotasi.

Kurva Tilde (~)

Bentuk S yang memanjang dan horizontal atau simbol Tilde adalah garis pemisah yang umum dan memiliki garis menukik tunggal atau lengkungan atau bentuk lengkungan naik dan turun yang tidak terbatas.

Arti Garis Dan Kurva (Lengkungan)

Bentuk, orientasi dan koneksi satu garis ke garis lainnya dapat membentuk makna dan implikasi yang berbeda-beda. Ada beberapa pihak menganggap lengkungan sebagai sesuatu yang feminim, beberapa pihak lainnya berpendapat berbeda.

Lengkungan bisa memiliki sejumlah arti berdasarkan elemen yang ada di sekitarnya.

  • Coretan tebal yang kuat memberikan penekanan pada elemen sekitarnya
  • Coretan tipis memiliki arti rapuh dan elegan
  • Orientasi vertikal merepresentasikan sesuatu yang kuat, bermartabat dan berenergi
  • Orientasi horizontal merepresentasikan sesuatu yang tenang dan nyaman (jauh dari konflik)
  • Garis orientasi diagonal menyampaikan sebuah keseimbangan dan juga bisa membuat rasa tegang serta kegembiraan

Itulah ulasan tentang jenis garis dalam desain yang harus kamu ketahui. Tapi selain itu kamu juga harus paham mengenai jenis layout dan jenis font untuk desain, ya.

Sumber:
DesignShack: Using Lines and Curves in Design Projects

Share this

One Comment

Leave a Reply

shares